Perang Iran vs AS dan Israel, Awas! Harga Minyak Bisa Sentuh USD100/Barel

7 hours ago 7

loading...

Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, menempatkan negara-negara Teluk Arab sebagai penghasil minyak di sekitarnya berada dalam kecemasan. Foto/Dok SCMP

JAKARTA - Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, menempatkan negara-negara Teluk Arab sebagai penghasil minyak mentah di sekitarnya berada dalam kecemasan. Meningkatnya kekhawatiran di Timur Tengah terus membayangi di tengan perang AS-Iran , ditambah ketika Teheran merespons dengan meluncurkan rudal balasan ke arah Israel.

Lantas bagaimana konflik ini bisa berkembang ke pasar dunia. Kenaikan harga minyak dunia kerap menjadi barometer utama ketegangan Timur Tengah. Baca Juga: Wilayahnya Jadi Target Rudal Iran, Arab Saudi Marah Besar!

Iran merupakan produsen utama dan terletak berlawanan dengan Semenanjung Arab yang kaya minyak melintasi Selat Hormuz, dimana 20% pasokan minyak global melewati jalur ini. Konflik AS-Israel dan Iran bisa membatasi pasokan minyak ke pasar global dan pada akhirnya mendorong harga minyak mentah naik.

Minyak mentah Brent pada hari Jumat (27/2) diperdagangkan pada kisaran USD73 per barel, dimana sudah meningkat sekitar seperlima tahun ini.

Beberapa perusahaan minyak besar dan rumah perdagangan terkemuka menunda pengiriman minyak mentah dan bahan bakar melalui Selat Hormuz akibat serangan tersebut, kata empat sumber perdagangan pada hari Sabtu seperti dilansir Reuters.

Read Entire Article
Prestasi | | | |