loading...
Mahatmi Rismartanti, 27 tahun, asal Jawa Timur, menjadi sopir bus perempuan asing pertama pemegang status Specified Skilled Worker di Prefektur Kanagawa. Foto: Japan News
JEPANG - Mahatmi Rismartanti tidak pernah membayangkan karier mengajar bahasa Jepang di Jawa Timur akan membawanya ke balik kemudi bus kota di Kawasaki. Tapi itulah yang terjadi — dan ia bukan satu-satunya.
Perempuan 27 tahun asal keluarga petani di Jawa Timur ini kini menjadi sopir bus perempuan asing pertama pemegang status residensi Specified Skilled Worker (SSW) Tipe 1 di Prefektur Kanagawa.
Ia bekerja untuk Tokyu Bus Corp., perusahaan bus berbasis Tokyo, melayani rute dari depo di Kawasan Aso, Kawasaki, menuju Stasiun Tama-plaza di Aoba Ward, Yokohama — bersama dua sopir asing lainnya yang juga direkrut perusahaan.
Mahatmi adalah penggemar berat anime Jepang sejak SMA, khususnya K-ON!. Ia melanjutkan studi bahasa dan sastra Jepang di universitas, bahkan memilih film Your Name sebagai topik skripsinya. Setelah lulus, ia mengajar bahasa Jepang di sebuah sekolah di Jawa Timur.
November 2024, ia menemukan lowongan sopir Tokyu Bus di media sosial. Ia mendaftar, lolos wawancara dan uji mengemudi, kemudian tiba di Jepang pada September 2025.
Dalam waktu singkat, ia mengantongi SIM besar kelas 2 — syarat wajib mengemudikan kendaraan besar berpenumpang di Jepang. Setelah empat bulan pelatihan intensif, ia resmi bertugas sejak Maret 2026.

















































