loading...
Anggota Komisi II DPRK Mimika dari Partai Perindo Billianus Zoani. Foto: SindoNews
MIMIKA - Pelaku UMKM di Mimika, Papua Tengah tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga kebijakan yang memberi mereka ruang untuk tumbuh. Saat ini, Mama-Mama Papua masih berjuang mempertahankan usaha, peternak babi lokal terkendala akses pasar, sementara penjahit di Pasar Sentral Timika belum banyak mendapat peluang masuk ke rantai pengadaan pemerintah.
Tiga persoalan tersebut disuarakan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRK Mimika. Setelah menerima dan mengkaji aspirasi itu, Komisi II menyiapkan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti.
Anggota Komisi II DPRK Mimika dari Partai Perindo Billianus Zoani mengatakan, aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti sebagai catatan dalam rapat. “Aspirasi masyarakat tidak cukup hanya didengar dan dicatat, tetapi harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang membuka akses dan peluang ekonomi,” katanya, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Bidik 1 Kursi Tiap Dapil, Partai Perindo Papua Petakan Kekuatan dan Perkuat Mesin Politik


















































