loading...
PM Israel Benjamin Netanyahu tolak rencana 15 poin Donald Trump. Foto/X
GAZA - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah menolak rencana perdamaian untuk Gaza yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan tidak akan menarik pasukan sampai kelompok Palestina, Hamas, melucuti senjata sepenuhnya.
"Israel menolak dokumen 15 poin tersebut," kata Netanyahu dalam rapat kabinet pada hari Minggu, merujuk pada rencana yang didukung oleh Hamas bulan lalu.
PM Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza, Ini 3 Alasannya
1. Israel Menolak Mundur dari Gaza
Militer Israel "tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun sampai Hamas benar-benar melucuti senjata... dan akan terus menggagalkan ancaman terhadap pasukan serta warga kami".
Dia menambahkan bahwa Israel sedang "berbicara dengan pihak Amerika mengenai masalah ini".
"Mereka memiliki gagasan-gagasan; beberapa dapat kami terima dan beberapa tidak, dan kami tahu cara bersikap tegas dalam hal-hal ini," kata perdana menteri tersebut.
Belum ada tanggapan segera dari Gedung Putih maupun Hamas.
Israel terus melancarkan serangan mematikan yang hampir terjadi setiap hari di Jalur Gaza sejak menyepakati "gencatan senjata" dengan Hamas pada bulan Oktober lalu.
Pada tanggal 30 Juli, Trump mengumumkan kesepakatan "bersejarah" yang mencakup "pelucutan senjata sepenuhnya bagi Hamas dan semua kelompok bersenjata lainnya di Gaza", yang ia sebut sebagai "langkah monumental menuju perdamaian dan keamanan yang langgeng".


















































