Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

4 hours ago 8

loading...

Nilai tukar rupiah mencatat penguatan tipis sepanjang sepekan terakhir. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah mencatat penguatan tipis sepanjang sepekan terakhir meski pada perdagangan akhir pekan ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun, mata uang Garuda diproyeksikan kembali berada di bawah tekanan pada pekan depan seiring potensi penguatan indeks dolar AS.

“Saya melihat indeks dolar AS berpotensi kembali menguat dengan kisaran 99,200 hingga area resisten 101,700,” kata Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi dalam risetnya, Minggu (21/6/2026).

Berdasarkan data perdagangan pasar spot pada Jumat (19/6), kurs rupiah ditutup melemah tipis 0,06 persen ke posisi Rp17.804 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya. Meski demikian, secara mingguan rupiah masih menguat 0,31 persen dibandingkan posisi Rp17.860 per dolar AS pada Jumat (12/6).

Baca Juga: Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS

Pergerakan serupa juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia yang berada di level Rp17.826 per dolar AS pada akhir pekan. Secara akumulatif mingguan, rupiah Jisdor menguat 0,53 persen dari posisi Rp17.921 per dolar AS pada pekan sebelumnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |