loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni buka suara merespons penggeledahan yang dilakukan penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kantor BPN Kabupaten Bogor, Rabu (9/9/2026). Penggeledahan itu terkait penyelidikan dugaan praktik mafia tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 di Kecamatan Bojonggede.
Sahroni meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan tersebut, termasuk apabila ditemukan keterlibatan oknum ATR/BPN. Menurutnya, praktik mafia tanah harus diberantas karena dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang.
“Saya minta Polda Metro Jaya dan Polres Bogor bongkar tuntas praktik mafia tanah di Bogor ini. Pastikan seluruh pelakunya dijerat pidana seberat-beratnya. Karena di Bogor ini praktik mafia tanahnya sudah sangat merajalela. Seperti temuan ini, PTSL tahun 2019, sudah 7 tahun lalu,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Baca juga: Massa Aksi Geruduk BPN Jaktim, Desak Berantas Mafia Tanah


















































