Sarawak Malaysia Butuh 200 Ribu Ton Beras, Bulog Kirim Perdana 1.000 Ton

3 hours ago 3

loading...

Sebagai langkah awal, sebanyak 1.000 ton beras premium asal Indonesia resmi dikirim ke Malaysia. Foto/Dok

JAKARTA - Kebutuhan beras Malaysia yang mencapai 1,5 hingga 1,7 juta ton per tahun membuka peluang besar bagi eksportir Indonesia. Sebagai langkah awal, sebanyak 1.000 ton beras premium asal Indonesia resmi dikirim ke Malaysia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim mengatakan, pengiriman perdana ini menjadi langkah promosi untuk memperkenalkan beras Indonesia di pasar Sarawak, wilayah yang kebutuhan berasnya saja mencapai sekitar 200.000 ton per tahun.

"Untuk Sarawak kita membutuhkan lebih kurang 200.000 ton untuk setahun. Dan ini kita akan usahakan dengan cara promosi di mana 1.000 ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras-beras Indonesia ke Sarawak khususnya dan Malaysia pada umumnya," ujar Jumaat.

Baca Juga: Tepis 5,25 Juta Ton Beras Menumpuk di Gudang, Bulog: Terus Bergerak

Menurut Jumaat, kerja sama dagang ini bukan semata soal bisnis, melainkan juga momentum mempererat hubungan dua bangsa serumpun yang memiliki kedekatan budaya dan sejarah panjang. Pengiriman perdana direncanakan melalui jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, yang dipilih sebagai simbol kedekatan geografis antara Sarawak dan Kalimantan Barat.

"Untuk pertama kita akan order 1.000 ton dahulu dan kita akan menggunakan border Entikong untuk simboliknya untuk penghantaran yang pertama," katanya.

"Bukan hanya untuk secara bisnis, tapi ini adalah satu kata orang menyambung silaturahmi," bebernya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |