Sebelum Serang Iran, AS Perkuat Pertahanan Udara di 5 Negara Sekutunya

1 day ago 11

loading...

AS perkuat pertahanan udara di lima negara sekutunya sebelum serang Iran. Foto/X/@Defence_Index

TEHERAN - AS memperkuat pertahanan udara dan rudal di seluruh Timur Tengah sebagai bagian dari persiapan untuk kemungkinan pembalasan Iran jika terjadi aksi militer AS di masa mendatang. Sistem pertahanan udara diperkuat di lima negara sekutunya.

Pentagon mengerahkan baterai Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) tambahan dan lebih banyak sistem pertahanan rudal Patriot ke lokasi tempat pasukan AS ditempatkan, termasuk Yordania, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, dan Qatar. Itu diungkapkan pejabat AS yang berbicara kepada The Wall Street Journal.

Sistem THAAD dirancang untuk mencegat rudal balistik di ketinggian tinggi, sementara baterai Patriot melindungi dari ancaman jarak pendek dan terbang rendah. Militer AS hanya memiliki sejumlah baterai THAAD operasional yang terbatas di seluruh dunia, sehingga pengerahan terbaru ini patut diperhatikan, kata para analis pertahanan. Memindahkan sistem seperti itu membutuhkan personel dan dukungan logistik yang signifikan.

Presiden AS Donald Trump belum mengumumkan keputusan tentang aksi militer terhadap Iran. Namun, para pejabat mengatakan AS dapat melakukan serangan terbatas terhadap Iran dengan pasukan yang sudah ada, tetapi kampanye yang lebih luas kemungkinan akan memicu respons Iran yang lebih besar. Hal itu, pada gilirannya, akan membutuhkan pertahanan regional yang lebih kuat untuk melindungi personel dan mitra AS, termasuk Israel.

Angkatan Laut AS juga memiliki beberapa kapal perusak rudal berpemandu di wilayah tersebut yang mampu mencegat ancaman udara seperti rudal dan drone. Kapal-kapal tersebut beroperasi di dekat Selat Hormuz, di Laut Arab Utara, di Laut Merah dekat Israel, dan di Mediterania timur, kata seorang pejabat Angkatan Laut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |