loading...
Sebanyak 41 anggota DPR Ukraina sedang diselidiki atas dugaan korupsi di saat negara itu sedang dilanda perang melawan invasi Rusia. Foto/President.gov.ua
KYIV - Ketika Ukraina sedang dilanda perang melawan invasi Rusia, puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)-nya justru diselidiki atas dugaan korupsi. Kantor Kejaksaan Anti-Korupsi Khusus (SAPO) mengungkap total 41 anggota Parlemen yang sedang diselidiki.
Pada akhir Desember, lembaga anti-korupsi tersebut melaporkan telah membongkar jaringan suap di Parlemen dalam skandal korupsi tingkat tinggi terbaru yang mengguncang Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.
“Secara total, SAPO telah melibatkan 41 anggota Parlemen dari konvokasi kesembilan Verkhovna Rada,” kata Kepala SAPO, Oleksandr Klymenko, pada hari Senin, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (27/11/2026). Verkhovna Rada adalah nama Ukraina untuk badan legislatif nasional.
Baca Juga: Sedang Perang Melawan Rusia, 2 Menteri Ukraina Malah Korupsi Besar-besaran
Menurutnya, selama dekade terakhir, SAPO dan lembaga afiliasinya—Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU)—telah melibatkan sekitar 79 mantan dan anggota Parlemen Ukraina saat ini dalam penyelidikan dugaan korupsi.
















































