Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?

1 week ago 18

loading...

Presiden Donald Trump menyambut era baru TikTok di bawah kepemimpinan Adam Presser, eksekutif dengan koneksi Hollywood. Foto:

Penunjukan Adam Presser sebagai CEO entitas baru TikTok di Amerika Serikat bukan sekadar rotasi jabatan korporasi biasa. Tapi, jadi manuver strategis "benteng pertahanan" ByteDance untuk mengamankan aset senilai minimal USD14 miliar (Rp222 triliun) di tengah pusaran politik Washington yang dinamis.

Langkah ini menandai babak baru bagi platform media sosial yang digunakan oleh lebih dari 200 juta warga Amerika Serikat—lebih dari setengah populasi negara tersebut.

Presser adalah eksekutif yang dikenal memiliki hubungan mendalam dengan dunia hiburan Hollywood sekaligus loyalitas kepada kepemimpinan ByteDance di Beijing.

Ia didaulat memimpin "TikTok US Data Security Joint Venture". Entitas ini sengaja dipisahkan dari induknya, ByteDance, sebagai solusi kompromi untuk menghindari pemblokiran total atas dasar keamanan nasional.

Profil "Orang Dalam" yang Sempurna

Secara analisis korporasi, pemilihan Presser adalah langkah paling logis bagi ByteDance.

Meski namanya mungkin terdengar asing di beberapa lingkaran teknologi Silicon Valley, Presser sejatinya adalah "tangan kanan" lama bagi Shou Chew, pemimpin global TikTok yang berbasis di Singapura.

Struktur komando ini menegaskan bahwa kendali strategis tidak benar-benar lepas.

Presser, yang dianggap orang dalam sebagai perpanjangan tangan Chew di AS, akan melapor langsung kepada Chew.

Pada gilirannya, Chew tetap melapor kepada salah satu pendiri dan CEO ByteDance, Liang Rubo. Rantai komando ini memastikan visi Beijing tetap tersalurkan meski entitas AS beroperasi secara terpisah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |