loading...
Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang menguat pada perdagangan pekan depan. FOTO/iStock Photo
JAKARTA - Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang menguat pada perdagangan pekan depan dengan level resistance di Rp2.720.000 per gram. Kendati demikian, investor disarankan tetap mencermati level support sebagai acuan di tengah pergerakan harga yang masih berfluktuasi.
"Untuk logam mulia (emas) sendiri, kemungkinan besar dalam minggu depan logam mulia itu akan ditransaksikan di support Rp2.410.000 per gram, kemudian resistensinya di Rp2.720.000 per gram," kata Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi dalam risetnya, Minggu (2/8/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,603 Juta per Gram
Ibrahim memperkirakan dalam jangka pendek harga emas akan bergerak pada kisaran Rp2.580.000 hingga Rp2.623.000 per gram. Menurut dia, rentang tersebut menjadi area support dan resistance yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi. "Secara jangka pendek, kemungkinan support-nya di Rp2.580.000 per gram, kemudian resistensinya di Rp2.623.000 per gram," ujar Ibrahim.
Sepanjang sepekan terakhir, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bergerak fluktuatif. Mengacu pada data Logam Mulia, harga emas sempat naik Rp10.000 menjadi Rp2.622.000 per gram pada Senin (27/7), kemudian terkoreksi selama dua hari berturut-turut menjadi Rp2.613.000 pada Selasa (28/7) dan Rp2.601.000 per gram pada Rabu (29/7).
Memasuki akhir pekan, harga emas kembali menguat menjadi Rp2.616.000 per gram pada Kamis (30/7) dan naik lagi menjadi Rp2.623.000 per gram pada Jumat (31/7). Namun, harga kemudian turun Rp20.000 menjadi Rp2.603.000 per gram pada Sabtu (1/8) dan bertahan di level tersebut hingga Minggu (2/8).


















































