loading...
Talkshow Perburuhan Nasional bertema Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto: Ist
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Indra menegaskan adanya paradigma baru dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional yang berorientasi pada upaya memajukan dunia industri dengan komitmen menyejahterakan pekerja .
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema “Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia” yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Menurut Indra, paradigma baru ketenagakerjaan Indonesia berpijak pada tagline Menteri Ketenagakerjaan “Maju industrinya, sejahtera pekerjanya” yang tidak boleh dipahami secara terpisah. “Kemajuan industri harus selalu diiringi dengan kesejahteraan para pekerjanya,” ucapnya.
Tugas Kementerian Ketenagakerjaan tidaklah mudah. Dengan jumlah pekerja sekitar 146 juta orang, beban yang dihadapi sangat kompleks, mulai dari persoalan administratif hingga isu-isu substantif.
Salah satu pekerjaan rumah besar adalah persolan kompetensi atau link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Harus ada penataan kompetensi dan relasi dunia pendidikan dan dunia industri agar lulusan pendidikan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja.

















































