loading...
Cecilia Novani Mehue (kiri) dan Yunita Alanda Monim (kanan), dua perempuan muda berprestasi asal Papua. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Dua perempuan muda berprestasi asal Papua , Cecilia Novani Mehue dan Yunita Alanda Monim, berpendapat dana Otonomi Khusus ( Otsus ) bidang pendidikan harus dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan kualitas anak muda Papua.
Mereka juga mendorong agar pemerintah daerah di Papua terus mensosialisasikan program beasiswa Otsus agar makin banyak anak muda Papua menikmati pendidikan di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Caecilia Mehue merupakan salah satu figur perempuan muda Papua yang berhasil menyelesaikan studi Sarjana di Amerika Serikat lewat program beasiswa otonomi khusus (Otsus).
Baca juga: Cerita dr Merlins Waromi, Perempuan Papua Lulusan Dokter Spesialis Tercepat UGM
Usai studi Sarjana Strata 1 dan Strata 2 di Oregon State University, Cecilia kini mengabdi sebagai anggota DPRP Papua.
“Saya ini aset hidup otonomi khusus Papua. Jadi saya harus pulang ke Papua untuk membantu masyarakat dalam bentuk apapun,” kata Cecilia saat diskusi Kemendagri di Jakarta.
Cecilia mengaku mendapat beasiswa Otsus Papua pada masa Gubernur Lukas Enembe (alm). Dia kemudian menyelesaikan studi S1 dan S2 di Amerika selama tujuh tahun.


















































