loading...
Hewan bahimatul anam adalah hewan atau binatang ternak. Hewan ternak ini menjadi syarat pertama untuk hewan kurban pada perayaan Iduladha nanti. Foto ilustrasi/ist
Salah satu syarat hewan untuk kurban Iduladha adalah hewan yang masuk kategori bahimatul an'am? Hewan apa itu? Simak penjelasannya berikut ini.
Hewan bahimatul an'am adalah hewan atau binatang ternak. Hewan ternak ini menjadi syarat pertama untuk pada perayaan Iduladha nanti. Sebagaimana yang diperintahkan Allah langsung dalam Al Quran;
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ الله عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu berserah dirilah kepadaNya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS. Al-Hajj: 34)
Para ulama mengatakan bahwa binatang ternak (bahimatul an am) yang dimaksud dalam ayat di atas adalah kambing (termasuk di dalamnya domba dan biri-biri), sapi (termasuk kerbau) dan unta.
Baca juga: Ketentuan Hewan Kurban untuk Iduladha yang Sesuai Syariat
Berkata imam an-Nawawi rahimahullah: “Semua ulama sepakat bahwa tidak sah berkurban dengan selain unta, sapi atau kambing.”
Yang termasuk dalam tiga jenis hewan ternak tersebut adalah semua jenis unta, sapi, kerbau, kambing baik dari jenis dho’n (domba, gembel) atau ma’z (berbulu lurus), selama hewan tersebut merupakan hewan ternak piaraan dan bukan hewan liar seperti sapi hutan, kambing hutan, zebra, rusa dan sebagainya. Juga tidak boleh dari hasil persilangan antara binatang ternak dengan hewan liar sejenisnya. (lihat Fathul ‘Allam:5/529)
Syarat lainnya adalah lebih diutamakan hewan jantan daripada betina.


















































