Tarif Trump Berubah-Ubah, Dunia Usaha Butuh Kepastian

8 hours ago 8

loading...

Asosiasi Pengusaha Indonesia menekankan dunia usaha masih mencermati perkembangan perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terkait negosiasi tarif Trump. Foto/Dok

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia ( APINDO ) menginginkan pemerintah terus memonitoring dinamika kebijakan tarif dagang oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sebab perubahan keputusan tarif dagang seusai keputusan Supreme Court AS bakal setidaknya memengaruhi neraca perdagangan internasional kedua belah negara.

"Kepastian hukum adalah the real low-cost capital bagi dunia usaha. Karena itu, kami mendukung pendekatan pemerintah yang terus memonitor perkembangan dan menjaga komunikasi bilateral agar tidak terjadi vacuum of clarity yang dapat mengganggu perencanaan perdagangan dan investasi," kata Wakil Ketua Umum Apindo, Sanny Iskandar, Minggu (22/2/2026).

Sanny menekankan soal dunia usaha kini masih mencermati secara seksama perkembangan, dan belum dapat menarik perhitungan final mengenai dampaknya. Perubahan konfigurasi tarif tentu berpotensi memengaruhi struktur biaya dan daya saing ekspor.

Akan tetapi, yang menjadi perhatian utama adalah kejelasan scope of product, mekanisme implementasi, serta keberlanjutan kebijakan tersebut ke depan.Baca Juga: MA AS Putuskan Tarif Dagang 10%, Seskab Teddy Sebut Sudah Sedia Payung Sebelum Hujan

"Dalam kondisi seperti ini, pelaku usaha cenderung mengambil pendekatan wait and assess sambil melakukan penyesuaian skenario bisnis secara hati-hati, serta berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah," kata dia.

"Perencanaan tahun berjalan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, diversifikasi pasar, serta penguatan efisiensi internal, sembari menunggu kepastian arah kebijakan dan perkembangan selanjutnya," imbuhnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |