Trump Kerahkan Kapal Perang AS Menuju Iran, Harga Minyak Mendidih

1 week ago 25

loading...

Sejumlah Kapal perang Amerika Serikat saat melintasi Teluk Oman pada 2007. FOTO/AP/US Navy

JAKARTA - Harga minyak dunia kembali menguat pada Jumat (23/1), setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerahkan kapal perang AS ke Iran. Pernyataan tersebut memicu kembali kekhawatiran pasar atas potensi eskalasi militer di kawasan Timur Tengah, khususnya terhadap Iran yang merupakan salah satu produsen minyak terbesar di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Mengutip Oilprice.com, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 1% ke kisaran USD64,82 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat ke atas level USD60 per barel, menurut Reuters. Penguatan itu membalikkan pelemahan sekitar 2% yang terjadi sehari sebelumnya, sebelum komentar Trump disampaikan di dalam pesawat Air Force One.

"Kami memiliki armada. Kami memiliki armada besar yang bergerak ke arah sana, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya," kata Trump kepada wartawan saat kembali dari World Economic Forum di Davos, Swiss.

Baca Juga: Trump Batalkan Ancaman Tarif Greenland, Harga Minyak Stabil

Ia menegaskan AS mengawasi Iran dengan sangat ketat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Pejaba AS mengonfirmasi bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln bersama sejumlah kapal perusak berpeluru kendali dijadwalkan tiba di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan. Pengerahan tersebut langsung direspons pasar sebagai sinyal meningkatnya risiko gangguan pasokan minyak global.

Read Entire Article
Prestasi | | | |