loading...
Dittipidum Bareskrim Polri memeriksa Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana terkait kasus dugaan ijazah palsu. Usai menjalani pemeriksaan, penyidik Bareskrim Polri tidak menahan Hellyana. Foto: Ist
JAKARTA - Dittipidum Bareskrim Polri memeriksa Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana terkait kasus dugaan ijazah palsu. Usai menjalani pemeriksaan, penyidik Bareskrim Polri tidak menahan Hellyana.
Wagub Babel dicecar 12 pertanyaan selama 4 jam pemeriksaan. "Hari ini kami dimintai keterangan tambahan. Ada 12 pertanyaan dan alhamdulillah sudah dijawab semua," ujar Kuasa Hukum Hellyana, Abdul Hakim di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Wagub Babel Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Pertanyaan yang dilayangkan ke kliennya adalah materi yang sudah ditanyakan oleh penyidik dalam pemeriksaan sebelumnya. "Dari 12 pertanyaan itu dirinci banyak sekali dan kemarin sepertinya sudah ada yang menanyakan misalnya ditanya ada foto wisuda atau tidak, kenal dosen atau tidak, dan bayar SPP atau tidak, dan biaya SPP-nya bagaimana, dan itu oleh ibu sudah dijawab semua dan bahkan sudah ada buktinya semua," ungkapnya.
Sehingga, kliennya mendapatkan ijazah yang dituding palsu itu secara benar sesuai prosedur yang berlaku. "Sejauh ini belum ada lembaga yang mengatakan bahwa ijazah ini adalah palsu. Dan sebenarnya dikatakan palsu itu ketika lembaga yang mengeluarkan itu tidak punya izin. Yang Universitas Az-Zahra ini sebenarnya ada izinnya," ujar Abdul.


















































