Arab Saudi Tutup Jaringan Pipa Timur-Barat usai Serangan, Harga Minyak Makin Bergejolak

2 hours ago 6

loading...

Kepulan asap membubung dari kilang minyak Saudi Aramco di Jizan, 26 Juli 2026. Foto/©Gallo Images/Orbital Horizon/Copernicus Sentinel Data 2026

RIYADH - Arab Saudi menutup Pipa Timur-Barat miliknya setelah diserang pada hari Kamis (10/9/2026). Penutupan ini menghentikan jalur penting bagi minyak Timur Tengah yang selama ini membantu menjaga stabilitas harga energi di tengah perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

"Sumber resmi di Kementerian Energi menyatakan Pipa Timur-Barat di wilayah Riyadh dan Madinah mengalami sejumlah serangan pada Kamis pagi, 10 September 2026," ungkap pernyataan kantor berita resmi Saudi Press Agency pada hari Kamis.

"Pipa tersebut ditutup sebagai langkah pencegahan," bunyi pernyataan itu, tanpa menyebutkan kapan pipa akan beroperasi kembali.

Unggahan di media sosial pada hari Kamis memperlihatkan kepulan asap hitam pekat, dengan klaim pipa tersebut diserang di beberapa lokasi.

Serangan ini terjadi saat kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan kilat di sepanjang Laut Merah, mengerahkan kekuatan militer mereka hingga ke titik strategis (chokepoint) Bab el-Mandeb.

Keberhasilan mereka merebut wilayah secara luas menempatkan Houthi pada posisi untuk mengendalikan lalu lintas pelayaran.

Read Entire Article
Prestasi | | | |