Badan Intelijen AS Fokus pada AI dan China sebagai Musuh Utama, Ini Analisis Utamanya

10 hours ago 13

loading...

NSA fokus pada AI dan China sebagai musuh utama. Foto/X/@Unveiled_ChinaX

WASHINGTON - Badan Keamanan Nasional AS ( NSA ) sedang memulai restrukturisasi internal terbesar dalam setidaknya satu dekade terakhir untuk berfokus pada AI, China, dan tantangan mendesak lainnya. Demikian dilaporkan Washington Post dengan mengutip pejabat saat ini dan mantan pejabat.

Direktur NSA, Jenderal Joshua M. Rudd, menginginkan pembentukan lima organisasi tambahan di dalam badan tersebut paling lambat pertengahan Oktober, dengan target mencapai kapasitas operasional penuh pada awal 2027, lapor surat kabar itu pada hari Senin. Selain kecerdasan buatan (AI) dan upaya menangkal Beijing, unit-unit ini akan menangani keamanan siber, dukungan tempur atau operasi perang, serta intelijen global.

NSA diyakini sebagai badan intelijen terbesar AS, yang dilaporkan mempekerjakan sekitar 30.000 orang—baik militer maupun sipil—dan memiliki spesialisasi dalam spionase digital di luar negeri maupun di dalam negeri.

Badan ini sempat menuai kontroversi besar pada tahun 2013 setelah whistleblower Edward Snowden membocorkan sejumlah besar dokumen ke media yang merinci praktik pengawasan ilegal badan tersebut terhadap warga negara Amerika.

Read Entire Article
Prestasi | | | |