loading...
Juru bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaidah. Foto/x
RAFAH - Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah, mengeluarkan pernyataan keras yang menuduh kolaborator lokal berkoordinasi dengan pasukan Israel di Rafah. Adapun tentara Israel mengumumkan telah membunuh empat pejuang yang keluar dari terowongan di daerah yang sama di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut.
Abu Ubaidah mengatakan tindakan yang dilakukan oleh apa yang ia sebut sebagai "agen Arab" terhadap warga Palestina dan pejuang perlawanan merupakan keselarasan langsung dengan pendudukan Israel dan implementasi agendanya di lapangan, menurut Euronews Arabic.
Ia menyatakan, "Tindakan keji yang dilakukan agen rahasia terhadap anak-anak rakyat kita dan para pejuang perlawanan yang terhormat hanya mencerminkan keselarasan penuh dengan pendudukan dan implementasi agendanya."
Ia menuduh mereka menargetkan para pejuang yang dilemahkan oleh kondisi pengepungan dan hanya beroperasi di daerah yang diamankan oleh pasukan Israel, dengan mengatakan, "Para pengecut ini hanya bertindak keras di daerah yang berada di bawah kendali tentara Zionis dan di bawah perlindungan tank-tanknya."
Abu Ubaidah menambahkan perilaku tersebut sama dengan pengkhianatan dan intimidasi terhadap warga sipil dan memperingatkan mereka tidak akan dilindungi selamanya.
Dia menyatakan, “Hukuman mereka adalah kematian dan penghilangan yang tak terhindarkan, dan musuh tidak akan mampu melindungi mereka dari keadilan rakyat kita.”






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4380849/original/088234700_1680485869-pexels-george-shervashidze-403448_1_.jpg)









































