Mengapa Kita Perlu Merasa Lebih Bahagia di Tahun 2026?
Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, siapa yang tidak ingin merasakan kebahagiaan sejati dalam hidup? Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, menemukan 'cahaya batin' dan kepercayaan diri seringkali menjadi tantangan tersendiri. Namun, seorang pakar kepercayaan diri ternama, Jules Von Hep, telah membagikan wawasannya yang berharga untuk membantu kita semua meraih kebahagiaan yang lebih besar di tahun 2026 ini.
Jules Von Hep, yang dikenal luas sebagai pendiri merek penyamak kulit Isle of Paradise dan pakar kecantikan, memiliki pengalaman unik. Ia pernah menyemprotkan tan pada selebriti papan atas, termasuk model Victoria's Secret, dan dari sanalah ia menemukan sebuah kebenaran universal yang mengejutkan. Banyak orang, terlepas dari penampilan fisik mereka yang memukau, ternyata merasa tidak aman dengan tubuhnya sendiri.
Pengamatan ini mendorong Von Hep untuk mengembangkan filosofi yang berpusat pada penerimaan diri dan kebahagiaan internal. Ia menyadari bahwa masalahnya bukanlah pada bentuk tubuh kita, melainkan pada narasi masyarakat yang seringkali menuntut kesempurnaan. Oleh karena itu, ia bertekad untuk membantu individu menemukan kepercayaan diri dan merasa terbaik dari dalam diri mereka.
Mengubah Pola Pikir dan Tujuan Hidup
Untuk memulai perjalanan menuju kebahagiaan yang lebih besar, Jules Von Hep menyarankan kita untuk mengubah pendekatan terhadap tujuan hidup. Daripada membuat resolusi Tahun Baru yang seringkali didorong oleh rasa malu dan tekanan, ia merekomendasikan untuk menetapkan tujuan yang lebih positif dan berorientasi ke depan. Resolusi cenderung berfokus pada masa lalu yang ingin diubah, sementara tujuan melibatkan langkah maju yang konstruktif.
Ia menyarankan untuk menuliskan tujuan-tujuan tersebut dan mengkategorikannya berdasarkan tingkat kesulitan: mudah, sedang, sulit, dan sangat sulit. Sangat penting untuk memulai setiap tujuan dengan frasa "Saya akan" karena ini akan meningkatkan tingkat komitmen. Tujuan seharusnya tidak terasa seperti daftar tugas, melainkan harus memicu kegembiraan, rasa ingin tahu, dan pencapaian yang memuaskan.
Selain itu, Von Hep juga mendorong kita untuk tidak menyimpan barang-barang kesayangan untuk 'terbaik'. Ini berarti menggunakan pakaian favorit, piring mewah, atau sabun mandi mahal setiap hari, bukan hanya untuk acara khusus. Tindakan ini memperkuat harga diri dan mengirimkan pesan bahwa kita layak mendapatkan yang terbaik, hari ini dan sekarang. Menunda kebahagiaan berarti menunda penghargaan terhadap diri sendiri.
Meningkatkan Kesejahteraan Emosional dan Fisik
Kesejahteraan emosional dan fisik adalah fondasi penting untuk kebahagiaan. Jules Von Hep memiliki cara yang menyenangkan untuk meningkatkan suasana hati secara instan: adakan pesta dansa di dapur. Menyalakan musik favorit dan menari bebas dapat menggeser sistem saraf dan berfungsi sebagai 'obat' yang efektif untuk mengatur ulang suasana hati. Suara dan gerakan adalah bagian penting dari indra kita yang dapat memengaruhi kondisi mental.
Penting juga untuk melatih bicara positif pada diri sendiri di cermin. Alih-alih fokus pada bagian tubuh yang tidak disukai, Von Hep menyarankan untuk berfokus pada bagian yang kita cintai. Hidup terlalu singkat untuk membenci diri sendiri, jadi ubahlah cara kita berbicara pada diri sendiri saat bercermin menjadi lebih positif dan penuh kasih sayang.
Kesehatan mental juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar kita. Oleh karena itu, Von Hep menyarankan untuk mengkurasi umpan media sosial Anda. Jika ada akun atau konten yang membuat Anda merasa tidak enak atau tidak percaya diri, jangan ragu untuk berhenti mengikuti atau membisukannya. Lingkungan digital yang positif akan sangat mendukung kesehatan mental kita.
Membangun Citra Diri Positif di Era Digital
Di era yang didominasi oleh tren dan perbandingan, membangun citra diri yang positif menjadi semakin krusial. Jules Von Hep menekankan pentingnya menolak tren tubuh yang berubah-ubah, seperti suntikan penurun berat badan atau standar tubuh kurus yang sedang populer. Ia mengingatkan kita untuk mengabaikan 'kebisingan' ini dan belajar mencintai tubuh apa adanya.
Von Hep menegaskan, "Ingat, tren tubuh akan berubah, tetapi nilai diri Anda tidak.". Filosofi intinya adalah bahwa kebahagiaan sejati datang dari dalam, dengan menerima diri sendiri sepenuhnya. Fokuslah pada bagaimana kita membuat orang lain merasa, bukan hanya pada penampilan fisik semata.
Menerima keaslian dan mencintai diri sendiri adalah kunci. Von Hep percaya bahwa dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, kita dapat menemukan 'cahaya batin' dan kepercayaan diri yang sesungguhnya. Ini akan mengarah pada tahun 2026 yang lebih bahagia dan memuaskan bagi Sahabat Fimela semua. Hidup ini adalah perjalanan, dan setiap hari adalah kesempatan untuk merayakan diri kita yang terbaik.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4934186/original/089556400_1725246704-pexels-alexander-suhorucov-6457579.jpg)















































