Gadis-gadis Turki Diperdagangkan dalam Epstein Files, Kejaksaan Buka Penyelidikan

2 hours ago 4

loading...

Foto-foto yang dirilis dari dokumen Jeffrey Epstein. Foto/departemen kehakiman as

ISTANBUL - Kejaksaan Turki sedang memeriksa jutaan dokumen baru terkait dengan terpidana pelaku kejahatan seksual dan perdagangan manusia Jeffrey Epstein sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan ia memperdagangkan anak-anak Turki. Menurut DW Turkish, Kantor Kejaksaan Umum Ankara meluncurkan penyelidikan pada bulan Desember setelah seorang anggota parlemen dari Partai Iyi menyoroti referensi dalam kasus perdata Epstein tahun 2008.

Kasus tersebut menuduh bahwa ia telah "mengangkut gadis-gadis di bawah umur dari Turki, Republik Ceko, Asia, dan banyak negara lain, banyak di antaranya tidak berbahasa Inggris".

Sumber mengatakan kantor kejaksaan sekarang sedang memeriksa sekitar tiga juta dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada hari Jumat untuk mencari bukti lebih lanjut, karena seruan terus meningkat dari para politisi Turki untuk penyelidikan yang lebih luas.

Pada hari Selasa, seorang juru bicara Partai Iyi menyerukan penyelidikan parlemen atas kemungkinan perdagangan manusia oleh Epstein, yang meninggal karena dugaan bunuh diri pada tahun 2019 saat menunggu persidangan.

“Kami mengusulkan pembentukan komisi parlemen secara mendesak untuk menyelidiki apakah ada anak-anak Turki yang menjadi korban dalam kasus Epstein, dan jika ada, nasib, rehabilitasi, dan perlindungan mereka jika mereka masih hidup dan dapat diakses,” ungkap Bugra Kavuncu, berbicara dari markas partai.

“Masalah-masalah seperti ini adalah masalah kemanusiaan di atas semua perhitungan politik.”

Dogan Bekin, anggota parlemen dari partai sayap kanan Yeniden Refah, mengatakan ia telah mengajukan pertanyaan kepada kementerian dalam negeri dan kementerian keluarga dan layanan sosial menanyakan apakah ada anak-anak yang telah “menjadi korban geng kriminal Epstein” dan apakah kementerian tersebut telah “melakukan inspeksi yang diperlukan di sekolah dan panti asuhan untuk mengidentifikasi anak-anak ini”.

Read Entire Article
Prestasi | | | |