Siswa SD Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Rocky Gerung: Ada yang Enggak Beres dengan Republik

3 hours ago 4

loading...

Akademi Rocky Gerung menyoroti tragedi siswa kelas IV SD di Ngada, NTT berinisial YBS (10) yang bunuh diri karena orang tua tidak mampu membelikan buku dan pena. Foto/SindoNews

JAKARTA - Akademi Rocky Gerung menyoroti tragedi siswa kelas IV SD di Ngada, NTT berinisial YBS (10) yang bunuh diri karena orang tua tidak mampu membelikan buku dan pena. Rocky menyebut ada yang enggak beres dengan urusan Republik.

“Saya tadi baca berita di NTT, anak umur 10 tahun memilih bunuh diri, saya pakai kata memilih, untuk menyelamatkan hidup ibunya. Dia minta dibelikan buku, ibunya bilang tidak punya uang lalu, dia memilih untuk bunuh diri. Satu tindakan republikanisme,” katanya dalam unggahan IG prophetical_voice dikutip SindoNews, Rabu (4/2/2026).

Rocky Gerung kemudian menyinggung harga buku dibandingkan dengan sumbangsan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp17 triliun untuk mendukung Board of Peace yang dicanangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri karena Orang Tua Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Alarm Keras Bagi Negara

“Anak 10 tahun bisa memilih bunuh diri dan menulis surat kepada ibunya, ibu saya pergi dulu, ibu tidak perlu bersedih. Harga buku itu berapa? 10 Ribu. 10 ribu itu berapa per mil dari Rp17 triliun yang disumbangkan Prabowo kepada Donald Trump,” singgungnya

Read Entire Article
Prestasi | | | |