GKSR Perjuangkan Parliamentary Threshold Cerminkan Sistem Proporsional

1 hour ago 8

loading...

Sekjen Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah seusai menghadiri FGD yang digelar di Sekber GKSR, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). Foto/Achmad Al Fiqri

JAKARTA - Partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) berupaya agar besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold mencerminkan sistem proporsional. Upaya itu ditujukan agar tak ada disproporsionalitas dalam pemilu mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah seusai menghadiri FGD yang digelar di Sekber GKSR, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Ferry mengingatkan partai parlemen agar merumuskan ambang batas parlemen berlandaskan dengan kondisi sistem proporsional yang ada. Ia meminta agar tak ada unsur politis dalam merumuskan ambang batas parlemen.

Baca Juga: Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold

"Ya, yang pertama tentunya angka-angka tersebut jangan konteks politik, atau jangan konteks berdasarkan asumsi-asumsi politik. Tapi itu berdasarkan dari matematika pemilu yang ada, berdasarkan dari kondisi sistem proporsional yang ada," ujar Ferry.

Read Entire Article
Prestasi | | | |