Gunung Bisa Murka kepada Manusia? Ini Penjelasan Al-Quran

4 hours ago 6

loading...

Al-Qur’an menggambarkan bagaimana dahsyatnya reaksi alam terhadap perkataan manusia yang mengandung penghinaan terhadap Allah SWT, gunung bahkan disebut hampir runtuh karena mendengar sebuah ucapan yang sangat mungkar. Foto ilustrasi/ist

Al-Qur’an menerangkan bahwa seluruh makhluk yang ada di langit dan bumi senantiasa bertasbih kepada Allah SWT . Masing-masing makhluk memiliki cara tersendiri dalam mengagungkan dan memuji Sang Pencipta, termasuk gunung-gunung yang menjulang kokoh di muka bumi.

Menariknya, Al-Qur’an juga menggambarkan bagaimana dahsyatnya reaksi alam terhadap perkataan manusia yang mengandung penghinaan terhadap Allah SWT. Gunung bahkan disebut hampir runtuh karena mendengar sebuah ucapan yang sangat mungkar.

Gambaran tersebut terdapat dalam rangkaian ayat Surat Maryam yang berbicara tentang keyakinan sebagian manusia bahwa Allah SWT mempunyai anak.


Gunung Hampir Runtuh karena Ucapan Manusia

Allah SWT berfirman dalam Surah Maryam ayat 90:

تَكَادُ السَّمٰوٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْاَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا ۙ

Takādus-samāwātu yatafaṭṭarna minhu wa tansyaqqul-arḍu wa takhirrul-jibālu haddā(n).

Artinya: "Karena ucapan itu, hampir saja langit pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh berkeping-keping." (QS Maryam: 90)

Baca juga: 2 Doa saat Gunung Meletus dan Terjadi Bencana, Lengkap Arab-Latin dan Artinya

Ayat tersebut menggambarkan betapa beratnya sebuah perkataan yang dinisbatkan kepada Allah SWT.

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, seandainya bumi, langit dan gunung-gunung dapat mendengar serta memahami ucapan orang-orang kafir tersebut, niscaya mereka akan terguncang dengan dahsyat karena tidak mampu menerima perkataan yang sangat berat dan mengandung penghinaan terhadap Sang Pencipta.

Read Entire Article
Prestasi | | | |