Hanura Usulkan Sistem Pemilu Legislatif Kombinasi Tertutup-Terbuka untuk 2029

3 hours ago 10

loading...

Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) atau Task Force DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella. Foto: Istimewa

JAKARTA - Partai Hanura mengusulkan perubahan sistem pemilu legislatif menjadi sistem kombinasi antara proporsional tertutup dan terbuka. Legislatif menjadi sistem kombinasi antara proporsional tertutup dan terbuka.

Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) atau Task Force DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella mengatakan proporsional terbuka selama ini berpotensi membuat kader yang gigih membesarkan partai tersingkir oleh calon yang memiliki kekuatan finansial lebih besar.

"Pemilu itu seharusnya setiap masanya meningkatkan kualitas dari isi pemilu itu sendiri. Kita berharap pada Pemilu 2029 ini kualitas DPR, DPRD tingkat 1 dan tingkat 2 juga mulai meningkat," kata Rio saat ditemui dalam kegiatan konsolidasi Partai Hanura di Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/8/2026).

Baca juga: Task Force Hanura Targetkan Konsolidasi Organisasi Selesai September 2026

Dia menambahkan, selama ini sistem proporsional terbuka cenderung membuat kontestasi pemilu seperti pasar bebas. "Orang yang bagus, nomor satu, aktivis di partai, mungkin bawahannya oke, hanya kalah pada modal atau kapital. Sehingga tersingkir dan dimenangkan oleh orang yang tidak mengikuti proses berpartai dan mengembangkan partainya sama sekali," tuturnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |