loading...
Sekjen Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI) Gede Pramona didampingi Pengurus IAFMI lainnya telah melakukan Factory Visit ke fasilitas produksi pipa Indonesia Seamless Tube (IST). Foto/istimewa
BANTEN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI) Gede Pramona didampingi Pengurus IAFMI lainnya telah melakukan Factory Visit ke fasilitas produksi pipa Indonesia Seamless Tube (IST) - PT Artas Energi Petrogas di kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon.
Kunjungan itu untuk mendukung perkembangan industri penunjang Migas Nasional khususnya Manufaktur Pipa Seamless yang memiliki komitment tinggi terhadap pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Diketahui, industri migas Indonesia berada di titik kritis. Ketergantungan pada impor pipa dan peralatan strategis, keterbatasan teknologi, serta lemahnya basis industri domestik dinilai menghambat Indonesia untuk naik kelas di rantai nilai global.
Baca juga: SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Dalam kegiatan tersebut, Chairman Komunitas Migas Indonesia (KMI) S Herry Putranto ikut hadir untuk memberikan support dan membuka ruang diskusi bersama IAFMI membangun strategi meningkatkan daya saing pipa seamless produksi dalam negeri yang saat ini memiliki kemampuan TKDN 46% agar dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)

