loading...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengunggah foto dari film Squid Games untuk menyindir upaya penghapusan utang untuk rekrut warga AS dalam perang Iran di X. Foto/x
TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan pada Amerika Serikat bahwa jangan biarkan siapa pun mengubah anak-anak Anda menjadi tentara bayaran untuk perang pilihan. Dia menyoroti kolom opini di Jerusalem Post yang menyarankan agar AS memanfaatkan utang pinjaman mahasiswa dan beban keuangan mereka untuk merekrut mereka guna berperang melawan Iran.
"Wahai rakyat Amerika, tanyakan satu hal pada diri Anda sendiri: Mengapa putra-putri Anda ditawari penghapusan utang sebagai imbalan untuk bertempur dan mati dalam perang yang diinginkan Israel agar terus berlanjut dan meluas?" tulisnya dalam unggahan di X.
"Nyawa Anda. Pajak Anda. Perang orang lain," tambahnya. "Jangan biarkan siapa pun mengubah anak-anak Anda menjadi tentara bayaran untuk 'perang pilihan' mereka yang ilegal."
Sementara itu, para pejabat AS membantah bahwa ini adalah satu perang. Presiden AS Donald Trump baru saja menyebut konflik dengan Iran ini sebagai masalah "sepele" saat berada di Ruang Oval Gedung Putih.
Ia membandingkan jumlah personel AS yang tewas dalam konflik ini sejauh ini—sebanyak 18 orang dan jumlahnya terus bertambah—dengan Perang Vietnam yang menewaskan puluhan ribu tentara.
Itulah sebabnya ia berpendapat konflik ini belum cukup signifikan untuk dikategorikan sebagai perang berskala penuh.
Yang kita ketahui adalah presiden AS menyatakan AS memegang kendali penuh dan memahami tindakan serta pergerakan Garda Revolusi Iran (IRGC).


















































