Kapal Perang AS Mundur 400 Km dari Selat Homuz

2 hours ago 4

loading...

Kapal perang AS mundur sejauh 400 Km dari Selat Hormuz. Foto/X

TEHERAN - Amerika Serikat tidak memiliki kapasitas untuk mempertahankan kehadiran militer jangka panjang di Timur Tengah. Itu diungkapkan juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) , Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi. Dia mencatat bahwa kapal-kapal perang Amerika terpaksa mundur sejauh 400 kilometer dari Selat Hormuz di tengah penurunan kondisi logistik dan moral yang parah.

Berbicara kepada para wartawan pada hari Rabu, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi mengatakan militer AS menghadapi tekanan dan kelelahan yang tidak berkelanjutan, baik pada personel maupun aset angkatan lautnya, sehingga posisi mereka saat ini di kawasan tersebut tidak dapat dipertahankan.

"AS tentu tidak akan mampu mempertahankan situasi ini dalam waktu lama, karena mereka menghadapi penurunan kondisi yang parah, baik dari segi moral pasukan militernya di kawasan tersebut maupun kondisi senjata dan kapal perang mereka," katanya dilansir Press TV.

Ia mengatakan pengerahan kekuatan angkatan laut memerlukan upaya logistik yang sangat besar, serta biaya finansial dan operasional yang kian memberatkan Washington dalam menghadapi kemampuan pencegahan asimetris Iran.

Menyoroti pergeseran keseimbangan kekuatan angkatan laut, Mohebbi mengatakan Angkatan Laut AS secara efektif telah terdesak keluar dari Teluk Persia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |