loading...
Keberanian ditunjukkan Letjen TNI (Purn) Soegito saat operasi militer di Timor Timur pada 1975 dengan meminta diberondong apabila negosiasi dengan musuh gagal. Foto/Ist
KEBERANIAN ditunjukkan Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Soegito saat menjalankan operasi militer di Timor Timur pada 1975 silam. Jenderal Kopassus ini bahkan pernah meminta anak buahnya memberondong dirinya dengan tembakan apabila negosiasi dengan kelompok pemberontak Fretilin gagal dilakukan.
Dihimpun dari berbagai sumber, Soegito kala itu ditunjuk sebagai pemimpin penerjunan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Kota Dili pada 7 Desember 1975 dalam Operasi Seroja.
Dalam operasi tersebut, pasukan yang dipimpin Soegito berhasil memukul mundur kelompok bersenjata Fretilin hingga Kota Dili dapat dikuasai sepenuhnya. Sejak saat itu, nama Soegito dikenal dan disegani lawan-lawannya.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, muncul kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Fretilin dan ingin berdamai dengan ABRI. Kelompok tersebut dipimpin Paolino Gamma alias Mauk Muruk.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)
















