loading...
BPD HIPMI Jaya menyelenggarakan DIKLATDA 2026 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, belum lama ini. Pelatihan ini sebagai wadah guna memperkuat kapasitas, pola pikir, dan kepemimpinan anggota. Foto: Ist
JAKARTA - Transformasi DKI Jakarta menuju kota global tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur dan kebijakan pemerintah. Di tengah persaingan ekonomi internasional yang semakin kompetitif, peran pengusaha muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menggerakkan roda ekonomi sekaligus membangun ekosistem bisnis yang mampu bersaing di level dunia.
Dalam proses transisi Jakarta sebagai global city, keberadaan pengusaha muda diyakini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan industri kreatif, hingga perluasan investasi di berbagai sektor strategis.
Baca juga: Toleransi Jadi Kunci Utama Mewujudkan Jakarta Kota Global
Sebagai mitra strategis pemerintah, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (BPD HIPMI Jaya) resmi menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) 2026 sebagai wadah guna memperkuat kapasitas, pola pikir, dan kepemimpinan anggota.
Melalui forum ini, para pengusaha muda HIPMI ditempa agar memiliki karakter yang lebih adaptif, inovatif, dan kolaboratif. Acara bergengsi ini diselenggarakan di The Tribrata Darmawangsa, Kamis, 21 Mei 2026.
Pembukaan agenda kaderisasi wajib ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri langsung sederet tokoh penting nasional, jajaran kabinet, serta pimpinan daerah. Beberapa tokoh yang turut hadir ke acara antara lain Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Ketua Bidang X BPP HIPMI Jay Aryaputra Singgih, serta Ketua Umum BPD HIPMI Jaya M Riandy Haroen.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)
















