Merespons Kecaman Kelompok HAM, Suriah Bela Vonis Mati terhadap Bashar al-Assad

1 day ago 28

loading...

Kementerian Kehakiman Suriah bela vonis mati terhadap mantan presiden Bashar al-Assad setelah putusan itu dikecam kelompok HAM. Foto/Sputniknews

DAMASKUS - Kementerian Kehakiman Suriah merespons sikap kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesty International yang mengecam vonis mati terhadap mantan diktator Bashar al-Assad. Kementerian itu menegaskan bahwa persidangan tersebut dipimpin oleh para hakim yang kompeten.

Amnesty mengecam penjatuhan hukuman mati terhadap mantan presiden Bashar al-Assad, menyebut persidangan secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa) tersebut tidak mencerminkan prosedur peradilan kasus-kasus semacam itu ataupun perlindungan hukum yang dijamin oleh hukum Suriah.

Baca Juga: Pengadilan Suriah Vonis Mati Eks Presiden Bashar al-Assad dan Saudaranya

Kementerian itu menegaskan bahwa selain dipimpin para hakim yang kompenten, persidangan yang digelar di pengadilan pidana sipil khusus tersebut dihadiri oleh para korban maupun perwakilan mereka.

Kementerian juga menyatakan bahwa proses persidangan dilakukan dengan perlindungan konstitusional dan hukum sesuai prinsip-prinsip hukum humaniter internasional dan hukum HAM, serta bahwa putusan didasarkan pada fakta dan bukti yang terkumpul, di mana hak pembelaan dan banding yang juga dijamin.

Pada hari Selasa, Amnesty menyatakan, "Persidangan tersebut seharusnya berlangsung di pengadilan sipil biasa, dengan partisipasi korban dan tanpa menggunakan hukuman mati." Kelompok HAM itu menambahkan bahwa persidangan itu juga harus menjadi bagian dari proses yang berpusat pada korban guna memastikan kebenaran, keadilan, dan pemulihan hak.

Read Entire Article
Prestasi | | | |