Pasukan Yaman yang Didukung Arab Saudi Kehilangan Sejumlah Wilayah saat Lawan Houthi

1 hour ago 4

loading...

Houthi memamerkan drone di Yaman. Foto/mehr

SANAA - Pertempuran paling sengit di pesisir Laut Merah terjadi terutama di dua distrik, yaitu Al-Barah dan Maqbanah, dan bentrokan bersenjata berlangsung sepanjang malam. Menurut kepala operasi Brigade Al Nasr, pasukan pemerintah Yaman yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi kehilangan sejumlah wilayah di sebelah barat Taiz, dan gerakan Houthi Ansar Allah berhasil menguasai sebagian wilayah tersebut.

Terdapat jalan utama yang digunakan pemerintah Yaman yang didukung Saudi, untuk memasok kebutuhan pasukan yang ditempatkan di al-Makha (Mocha) dan Taiz—wilayah yang berada di bawah kendali pemerintah.

Jika kelompok Houthi memutus jalur pasokan utama ini, posisi mereka akan semakin kuat dan hal itu mungkin memicu kelompok Houthi melancarkan operasi militer guna merebut al-Makha. Inilah skenario yang diperkirakan akan terjadi menurut banyak ahli.

Bentrokan ini menandakan situasi akan terus memanas, dan hal tersebut tidak hanya terjadi di satu front saja.

Bentrokan juga terjadi di al-Jawf menyusul serangan mendadak dari pasukan pemerintah.

Pemerintah Yaman melancarkan operasi militer terhadap kelompok Houthi. Pasukan dari divisi militer ke-6 menyasar titik-titik konsentrasi massa dan gudang senjata Houthi di wilayah selatan dan utara al-Jawf menggunakan peluncur roket, pesawat nirawak (drone), serta berbagai persenjataan lainnya.

Pertempuran antara pemberontak Houthi Ansar Allah Yaman dan pasukan pemerintah yang diakui secara internasional telah menewaskan 81 petempur dari kedua belah pihak di wilayah pesisir Laut Merah dekat Taiz sejak hari Kamis.

Read Entire Article
Prestasi | | | |