Perang Siber Memanas, Hacker China Dituduh Bobol Bank Sentral hingga Infrastruktur Vital AS

3 hours ago 13

loading...

Kelompok hacker China dituduh telah meretas jaringan NASA, Bank Sentral, dan infrastruktur vital Amerika Serikat. Foto/Milwaukee Independent

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat menuduh para peretas China yang disebutnya sebagai "kelompok yang didukung negara” telah membobol jaringan NASA, Federal Reserve (Bank Sentral), dan infrastruktur vital Amerika.

Tuduhan ini muncul hanya beberapa pekan sebelum Presiden China Xi Jinping diperkirakan datang ke Washington untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Donald Trump.

Baca Juga: Iran Puji China karena Berani Melawan Ancaman Sanksi AS

Beijing dengan cepat menepis tuduhan tersebut. Kedutaan Besar China di Washington mengatakan: "China menentang dan memerangi segala bentuk serangan siber.”

Kedutaan itu juga mendesak AS berhenti menggunakan isu keamanan siber untuk mencemarkan nama baik atau mendiskreditkan China.

Departemen Kehakiman dan FBI, sebagaimana dikutip Russia Today, Kamis (27/8/2026), mengumumkan pada Rabu bahwa mereka telah menyita tiga domain internet yang terkait dengan dua platform peretasan yang diduga dioperasikan kelompok peretas asal China yang dikenal sebagai "QTFY".

Read Entire Article
Prestasi | | | |