Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN

4 hours ago 11

loading...

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum mengaku ikut prihatin anjloknya harga telur ayam, khususnya di tingkat peternak. Foto: Ist

JAKARTA - Peternak ayam petelur di sejumlah daerah terancam bisnisnya sebagai imbas jatuhnya harga jual telur ayam di tingkat peternak dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini dipicu over supply di pasar yang tidak sebanding dengan serapan pasar dan daya beli masyarakat yang rendah.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum mengaku ikut prihatin anjloknya harga telur ayam, khususnya di tingkat peternak. Produksi telur ayam yang tinggi ternyata belum mampu diimbangi dengan permintaan pasar yang memadai.

Baca juga: Pedagang Sembako Nangis, Harga Telur Sudah Sebulan Naik

”Turut prihatin, karena ini menyangkut kelangsungan UMKM yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Dengan harga telur yang turun saat ini, maka dampaknya cukup signifikan bagi peternak. Harus ada langkah konkret untuk menyelamatkan usaha di tingkat peternak,” ujar Sarifah di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Di satu sisi saat ini pasokan telur ayam di eceran sangat melimpah, namun pada kenyataannya serapan di pasar tidak bisa mengangkat harga jual. Akibatnya harga telur anjlok. Awal bulan ini, harga telur ayam di tingkat peternak sempat mencapai level terendah Rp20.400 per kilogramnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |