loading...
BCA menyiapkan kebutuhan uang tunai selama periode Nataru 2025/2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memproyeksikan kebutuhan uang tunai nasabah selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mencapai Rp42,1 triliun. Proyeksi ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, sejalan dengan tren transaksi tunai yang stabil menjelang akhir tahun.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong memastikan kesiapan penuh layanan perbankan BCA, baik dalam penyediaan uang tunai maupun dukungan produk dan layanan digital.
“BCA memastikan kesiapan layanan perbankan, baik melalui penyediaan uang tunai, berbagai produk, dan layanan agar nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Kami harap ketersediaan uang tunai pada periode tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dalam memenuhi berbagai keperluannya,” ungkap Hendra dalam keterangannya, Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga: Mensesneg Ungkap Ratas Nataru Digelar di Sela Penanganan Bencana Sumatera
“BCA juga menghadirkan berbagai promo selama periode Nataru, demi mendukung perputaran yang di masyarakat sehingga akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.
Proyeksi kebutuhan uang tunai sebesar Rp42,1 triliun dihitung untuk periode 21 Desember 2025 (H-4 Natal) hingga 4 Januari 2026. Berdasarkan analisis internal, peningkatan kebutuhan uang tunai diperkirakan mulai terlihat pada 22 Desember 2025, dengan puncak transaksi tarik tunai terjadi pada 31 Desember 2025.















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232994/original/036615700_1748258353-steptodown.com164240.jpg)


































