Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS

5 hours ago 11

loading...

Selalu jadi target Iran, Kuwait beli senjata anti-drpne senilai Rp36 triliun. Foto/X

WASHINGTON - Amerika Serikat mengumumkan pada persetujuannya atas penjualan senjata senilai hampir USD2 miliar ke Kuwait. Pasalnya, Kuwait merupakan salah satu negara Teluk yang terkena serangan Iran selama perang Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Luar Negeri AS mengatakan akan mengizinkan pembelian teknologi anti-drone dari perusahaan pertahanan Anduril, yang didirikan oleh pendukung Presiden Donald Trump.

“Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan sekutu utama non-NATO yang telah menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Timur Tengah,” demikian pernyataan tersebut.

Awal pekan ini, para pejabat Kuwait “mengutuk agresi Iran” ketika serangan pesawat tak berawak di bandara internasionalnya menewaskan satu orang dan melukai 63 lainnya.

Teheran membantah keterlibatannya dalam serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah “kesalahan dalam sistem Patriot Amerika,” merujuk pada baterai anti-rudal AS.

Serangan tersebut terjadi meskipun gencatan senjata 8 April yang menghentikan perang yang dipicu oleh pemboman Iran oleh AS-Israel pada 28 Februari, dan sebagian besar tetap berlaku meskipun terjadi baku tembak sporadis.

Read Entire Article
Prestasi | | | |