loading...
Santriwati korban dugaan kekerasan seksual oleh tersangka Kiai Ashari di Ponpes Ndolo Kusumo, Pati, Jateng buka suara di hadapan pengacara Hotman Paris Hutapea. Foto/Yuwantoro Winduajie
JAKARTA - Salah satu korban dugaan kekerasan seksual oleh Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah (Jateng) buka suara. Dia mengungkapkan alasan berani melapor setelah bertahun-tahun mengalami dugaan perlakuan tersebut.
Pengakuan itu disampaikan dalam konferensi pers Hotman 911 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2026). Dalam kesempatan itu, pengacara Hotman Paris Hutapea menanyakan alasan korban yang akhirnya memberanikan diri mengadu kepada ayahnya dan melapor ke polisi.
Baca juga: Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
“Kenapa akhirnya kau berani minta bapakmu untuk mengadu? Kenapa akhirnya kau mengadu sesudah tiga tahun kau diperlakukan begitu?” tanya Hotman Paris.
Korban yang hadir mengenakan kacamata hitam, masker dan kerudung itu kemudian mengatakan dirinya tidak ingin ada korban lain yang mengalami nasib serupa.











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)






