loading...
UI mendukung program MBG dengan pendidikan tenaga ahli gizi dan kesehatan, riset, dan evaluasi ilmiah. Foto/Dok/SINDOnews.
JAKARTA - Sesuai dengan arahan pemerintah agar perguruan tinggi turut berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rektor UI , Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah menegaskan bahwa UI menyambut peran tersebut dengan kesungguhan dan tetap peka terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat. Kontribusi UI berakar pada Tridharma Perguruan Tinggi.
“Sebagai universitas riset, peran utama UI adalah memperkuat program MBG melalui pendidikan tenaga ahli gizi dan kesehatan, riset inovasi pangan dan gizi, kajian kebijakan, sosialisasi berbasis bukti, serta monitoring dan evaluasi berbasis metode ilmiah,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Saat ini, UI memiliki sejumlah program studi yang relevan dengan agenda gizi nasional, antara lain Program Studi Gizi dan Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Teknologi Bioproses, serta Pendidikan Dokter dan Ilmu Keperawatan.
Berbagai riset di bidang tersebut telah berkontribusi dalam perumusan kebijakan kesehatan publik di Indonesia. UI tengah melakukan kajian komprehensif dalam merumuskan model pelaksanaan paling tepat untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sejalan dengan tata kelola universitas.










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)






