loading...
Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh 56 SPBU di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, telah kembali beroperasi. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh 56 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, telah kembali beroperasi setelah terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026. Pemulihan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dan kegiatan penanganan bencana tetap terpenuhi.
"Seluruh SPBU di Pulau Flores saat ini sudah kembali beroperasi. Ini merupakan hasil dari kerja cepat dan kolaboratif seluruh tim, mulai dari pemulihan sarana dan fasilitas, pembukaan akses distribusi, hingga penerapan skema alih suplai untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Update Korban Gempa NTT: 83 Orang Meninggal Dunia dan 110.785 Mengungsi
Sebanyak 56 SPBU tersebut tersebar di delapan kabupaten, yakni Ngada enam SPBU, Manggarai delapan SPBU, Manggarai Timur enam SPBU, Manggarai Barat delapan SPBU, Sikka 12 SPBU, Flores Timur tujuh SPBU, Ende lima SPBU, dan Nagekeo empat SPBU. Dengan demikian, tidak ada lagi SPBU di Pulau Flores yang berstatus belum beroperasi.


















































