94% Penduduk Gaza Butuh Tempat Tinggal dan Perlengkapan Rumah Tangga Dasar

7 hours ago 10

loading...

Keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi berusaha bertahan hidup dalam kondisi yang berat di tengah reruntuhan bangunan yang rusak dan hancur di Beit Lahia, Jalur Gaza bagian utara, Palestina, pada 18 Agustus 2026. Foto/Ramez Habboub/Anadolu Agency

JALUR GAZA - Juru bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric mengatakan 94% warga Palestina di Jalur Gaza membutuhkan tempat tinggal dan perlengkapan rumah tangga dasar. Kondisi itu terjadi di tengah penjajahan dan blokade Israel yang masih berlangsung di wilayah tersebut.

Dujarric menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di New York untuk memperingati Hari Kemanusiaan Sedunia yang jatuh pada tanggal 19 Agustus. Dia memberikan informasi terkini kepada para wartawan mengenai situasi di Timur Tengah.

Mengutip laporan dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Dujarric mengatakan laporan terus bermunculan mengenai "warga sipil Palestina di Gaza yang tewas, terluka, atau terdampak oleh serangan udara, penembakan artileri, dan tembakan senjata Israel, termasuk anak-anak."

Ia mengatakan, "94 persen dari 2,1 juta penduduk Gaza membutuhkan tempat tinggal dan bantuan perlengkapan rumah tangga dasar."

Pejabat PBB tersebut menambahkan, "Lebih dari empat dari lima keluarga menghadapi kondisi [hidup] yang kritis atau sangat parah di tempat penampungan mereka saat ini, yang kekurangan bahan bakar, energi, dan barang-barang kebutuhan rumah tangga yang penting."

Dujarric menegaskan pembatasan-pembatasan ini sangat memengaruhi kemampuan penduduk untuk tidur, memasak, mandi, menyimpan makanan dan air, mendapatkan penerangan yang memadai, serta menghadapi cuaca panas dan dingin.

Baca juga: Iran Ejek AS Memohon Bantuan Sekutu usai Kalah

(sya)

Read Entire Article
Prestasi | | | |