8 WNI Gabung Tentara Rusia, Dasco: Diimingi Gaji Besar dan Dijanjikan Jadi Satpam oleh Negara Pihak Ketiga

1 hour ago 6

loading...

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membenarkan ada delapan WNI bergabung tentara Rusia. Foto/SIndoNews

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membenarkan ada delapan Warga Negara Indonesia (WNI) bergabung tentara Rusia. Hal itu didapatkan dari informasi intelijen Indonesia.

Menurut Dasco, para WNI itu direkrut oleh negara pihak ketiga. Awalnya, para WNI itu diberi informasi lowongan pekerjaan satuan pengamanan (satpam) hingga tenaga administrasi dengan gaji besar.

"Jadi kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kita bahwa perekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga, yang kemudian membuat seolah-olah itu adalah lowongan satuan pengamanan ataupun kemudian tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji yang besar," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Lantas, para WNI itu mendaftar lowongan tersebut. Namun, para WNI itu justru dipekerjakan sebagai tentara Rusia. "Nah, para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ akhirnya dikirim untuk menjadi tentara. Begitu informasi yang kami dapat," katanya.

Baca juga: 1 Anggota Brimob Polda Aceh Gabung Tentara Rusia Perangi Ukraina

Read Entire Article
Prestasi | | | |