loading...
Dunia sedang tidak baik-baik saja, Vladimir Putin dan Xi Jinping perkuat aliansi strategis. Foto/X/@jacksonhinkle
MOSKOW - Presiden China Xi Jinping dan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, telah menegaskan kembali aliansi strategis mereka di tengah meningkatnya ketidakpastian global, saat keduanya bertemu di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Kirgistan.
Dalam pertemuan pertama mereka sejak bulan Mei, Xi mengatakan kepada Putin pada hari Senin bahwa ia "senang" bisa bertemu kembali. Ia mengatakan kepada pemimpin Rusia tersebut—yang negaranya sedang menjalani tahun kelima perang melawan Ukraina—bahwa hubungan bilateral antara Beijing dan Moskow telah menjadi "lebih kokoh".
Hal itu harus terus berlanjut meskipun terjadi peningkatan "ketidakpastian dan ketidakpastian arah dalam tatanan internasional," tambahnya. China secara konsisten membantah memberikan dukungan materi kepada Rusia untuk serangannya terhadap negara tetangganya itu.
Xi mengatakan kepada Putin bahwa ada prospek yang "lebih cerah" bagi hubungan antara Beijing dan Moskow di masa depan, meskipun "tingkat ketidakpastian dan ketidakpastian arah dalam tatanan internasional jelas telah meningkat," ujar Xi.
Putin sependapat, seraya mengatakan bahwa "kerja sama berkembang dengan sukses di semua bidang".
KTT SCO selama dua hari di ibu kota Kirgistan, Bishkek, menandai peringatan ke-25 kelompok kerja sama ekonomi dan keamanan regional tersebut.
Lebih dari dua puluh kepala negara hadir, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, serta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai mitra dialog.


















































