loading...
Menjelang sidang putusan pada 23 April 2026, kondisi mental Ammar Zoni tengah diuji. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Menjelang sidang putusan yang dijadwalkan pada 23 April 2026, kondisi mental Ammar Zoni tengah diuji. Usai sidang duplik pada Kamis (16/4/2026) lalu, ia mengaku saat ini merasa takut dan diliputi kecemasan.
Ammar menyebut, momen jelang vonis menjadi fase paling berat yang ia jalani selama proses hukum berlangsung.
“Ini sudah detik-detik terakhir keputusan. Kurang tidur juga, banyak berdoa,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Baca juga: Ammar Zoni Gelisah Jelang Vonis: Saya Cuma Ingin Ketemu Anak
Ia mengungkapkan, ada dua hal yang paling ia khawatirkan saat ini. Selain menunggu hasil putusan, Ammar juga takut jika harus kembali ditempatkan di Lapas Nusakambangan.
“Kalau harus kembali ke Nusakambangan, itu yang membuat saya nggak kuat juga,” katanya.
Ammar pun berharap pemerintah bisa memberi perhatian khusus pada kasusnya. Ia merasa dirinya bukan termasuk narapidana dengan risiko tinggi, seperti yang telah disampaikan tim kuasa hukumnya di persidangan.

















































