loading...
Kasus virus Nipah di India masih menjadi sorotan publik dan mengkhawatirkan masyarakat termasuk di Indonesia. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Kasus virus Nipah di India masih menjadi sorotan publik dan mengkhawatirkan masyarakat termasuk di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengungkap belum ada obat maupun vaksin untuk mengatasi penyebaran virus tersebut.
Infeksi NiV atau Nipah ini adalah penyakit zoonosis yang ditularkan ke manusia melalui hewan yang terinfeksi (seperti kelelawar), atau makanan yang terkontaminasi air liur, urin, dan kotoran hewan yang terinfeksi.
Baca juga: Waspada Virus Nipah, Thailand Perketat Pemeriksaan Kesehatan di Bandara
Virus ini juga dapat ditularkan langsung dari orang ke orang melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Kelelawar buah atau rubah terbang (spesies Pteropus) adalah inang alami virus ini.
“Penularan Nipah ini melalui cairan tubuh pada kontak dekat yang sangat efektif. Bukan hanya kontak dekat saja tapi efektif. Jadi ada sentuhan terhadap cairan tubuh dari si pasien,” ungkap Ahli Epidemiologi , Dicky Budiman saat dihubungi iNews Media Group, Sabtu (31/1/2026).


















































