loading...
Realisasi subsidi dan kompensasi listrik untuk masyarakat mencapai sekitar Rp210 triliun. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa realisasi subsidi dan kompensasi listrik untuk masyarakat mencapai sekitar Rp210 triliun.
"Dari total subsidi listrik antara subsidi dan kompensasi untuk 37 golongan, sebanyak 24 golongan menerima subsidi dan 13 golongan menerima kompensasi. Totalnya kurang lebih sekitar Rp 210 triliun untuk subsidi dan kompensasi listrik pada 2025," ujar Bahlil dalam Rapat Terbatas di Istana Negara, Jakarta, dikutip Selasa (16/12/2025).
Jumlah tersebut, lanjut Bahlil, sudah termasuk alokasi sekitar Rp 12 triliun untuk pembayaran diskon tarif listrik yang menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi 2025 pada Maret, April, dan Mei. "Sebagaimana yang sudah diputuskan oleh Bapak Menko Perekonomian waktu itu," katanya.
Baca Juga: Alokasi Subsidi dan Kompensasi 2025 Capai Rp479 Triliun, Purbaya Ungkap Rinciannya
Bahlil memastikan, anggaran subsidi dan kompensasi listrik tersebut masih sejalan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah ditetapkan dalam Nota Keuangan pada 17 Agustus lalu. "Ini masih on the track. Belum ada perubahan atau penambahan anggaran, masih sesuai dengan batasan APBN," tegasnya.




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232994/original/036615700_1748258353-steptodown.com164240.jpg)













































