loading...
Analis politik dan hukum Boni Hargens. Foto/Dok iNews
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Analis politik dan hukum Boni Hargens menilai hal itu sebagai sinyal kuat komitmen Polri terhadap pendekatan community policing dan paradigma Presisi sebagai katalisator keamanan di tengah dinamika hubungan industrial dan potensi aksi massa yang akan datang.
Menurut Boni, kehadiran Jenderal Listyo Sigit Prabowo bukan sekadar formalitas atau protokoler semata, melainkan merupakan sebuah determinasi yang jelas tentang komitmen Polri untuk benar-benar dekat dengan masyarakat sipil.
Boni mengatakan, langkah Kapolri ini sekaligus membuktikan keberhasilan kepemimpinan Listyo Sigit dalam mewujudkan konsep community policing yakni sebuah paradigma kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis, bukan semata objek pengamanan.
"Konsolidasi pengusaha, buruh, pemerintah, dan pemilik kawasan industri memang modal utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dalam dunia industri," ujar Boni, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga: Pesan Kapolri ke Pengusaha: Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan
Salah satu aspek terpenting yang disoroti Boni adalah relevansi kehadiran Kapolri di forum buruh ini dengan implementasi paradigma Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menjadi landasan filosofis reformasi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


















































