Perang Iran Vs AS Lebih Mungkin Terjadi Lagi Dibandingkan Negosiasi, ini 4 Alasannya

4 hours ago 9

loading...

Perang Iran Vs AS lebih mungkin terjadi lagi dibandingkan negosiasi. Foto/X

TEHERAN - Seorang analis mengatakan bahwa pemberlakuan kembali pembatasan di Selat Hormuz oleh Iran merupakan konsekuensi langsung dari pelanggaran gencatan senjata oleh Amerika Serikat.

“Selat itu seharusnya dibuka berdasarkan ketentuan gencatan senjata. Blokade AS itu sendiri merupakan pelanggaran terhadap ketentuan gencatan senjata,” kata Profesor Mostafa Khoshcheshm kepada Al Jazeera dari Teheran.

“Amerika juga telah membawa lebih banyak pasukan dan peralatan – pelanggaran lain.”

Perang Iran Vs AS Lebih Mungkin Terjadi Lagi Dibandingkan Negosiasi, ini 4 Alasannya

1. Trump Tak Memiliki Komitmen

Setelah Iran melakukan upaya terbatas untuk membuka selat tadi malam, katanya, “Trump bergegas ke media dan membuat pernyataan palsu,” yang menyebabkan Teheran menyimpulkan bahwa mereka harus menutup selat itu lagi.

Mengenai prospek diplomasi, Khoshcheshm berbicara terus terang. “Sekarang benar-benar sulit, lebih sulit dari sebelumnya. Trump mengubah posisi dan kata-katanya setiap jam.”

Ia menunjuk pada pengabaian Trump terhadap Perjanjian Iklim Paris, komitmen NATO, dan berbagai perjanjian internasional sebagai bukti bahwa ia “bukan seseorang yang dapat diajak bernegosiasi. Ia tidak menunjukkan rasa hormat sedikit pun terhadap PBB atau Dewan Keamanan PBB.

“Saya melihat dimulainya kembali perang lebih mungkin terjadi daripada negosiasi apa pun.”


2. AS Masih Memblokade Selat Hormuz

Amerika Serikat bersikeras bahwa Iran telah setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa syarat apa pun, sementara blokade AS tetap berlaku.

Read Entire Article
Prestasi | | | |