Resep Mazda Bertahan di Tengah Rontoknya Segmen Premium

1 month ago 46

loading...

Di tengah badai koreksi pasar otomotif nasional, Mazda bertahan dengan penurunan pangsa pasar paling minim dan bersiap meluncurkan deretan SUV baru di tahun 2026. Foto: Sindonews/Danang Arradian

JAKARTA - Langit industri otomotif nasional menjelang tutup tahun 2025 tak sepenuhnya cerah. Justru, diwarnai pergeseran selera konsumen yang kian rumit dan sulit ditebak.

Namun, di tengah gempuran koreksi pasar yang membuat banyak raksasa otomotif "batuk-batuk", Mazda justru berdiri tegak dengan strategi tak biasa: mengawinkan hitungan matematis isi dompet dengan gejolak emosi di dada.

Berdasarkan laporan GAIKINDO Kuartal III 2025 dan analisis PwC Indonesia, terlihat jelas adanya pergeseran struktur permintaan.

Konsumen kini memandang mobil sebagai elemen penentu kualitas hidup, filosofi yang selaras dengan napas Mazda: the joy of driving may create the joy of living.

Bertahan di Tengah Badai

Resep Mazda Bertahan di Tengah Rontoknya Segmen Premium

Data berbicara jujur mengenai ketangguhan jenama asal Jepang ini. Di saat kompetisi pasar bergerak liar, Mazda menjadi anomali yang menenangkan.

Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, mengungkapkan data internal yang mengejutkan: pada Oktober 2025, pangsa pasar (market share) Mazda hanya terkoreksi tipis 0,12 persen.

Angka ini terbilang sangat sehat jika dibandingkan dengan beberapa pabrikan Jepang lainnya yang harus rela kehilangan pangsa pasar hingga 2–3 persen.

Read Entire Article
Prestasi | | | |