loading...
Setelah mutasi besar-besaran di Bea dan Cukai, Purbaya mengonfirmasi bahwa sore ini giliran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang akan menghadapi perombakan. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sikap tegas dalam upaya pembersihan internal di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menanggapi sejumlah oknum pegawai Bea Cukai dan Pajak yang belakangan terlihat mengenakan rompi oranye alias menjadi tersangka kasus hukum, Purbaya menyebutnya sebagai bentuk peringatan keras bagi seluruh jajarannya.
Purbaya menegaskan, bahwa tindakan hukum tersebut harus menjadi momentum bagi para pegawai untuk kembali fokus pada integritas dalam menjalankan tugas negara. Baca Juga: Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II Bea Cukai, Ini Daftarnya
"Bagus gak rompinya? Hahaha. Enggak, itu shock therapy untuk pegawai pajak dan Bea Bukai, untuk lebih fokus lagi ke depan menjalankan tugasnya. Saya pikir nggak apa-apa itu, tempatnya juga sama, ada hal yang sama," ujar Purbaya usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Jumat (6/2/2026).
Langkah Menkeu tidak berhenti pada pembiaran proses hukum, dimana Ia memastikan proses reorganisasi dan rekonsolidasi terus berjalan masif. Setelah sebelumnya melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Purbaya mengonfirmasi bahwa sore ini giliran Direktorat Jenderal Pajak ( DJP ) yang akan menghadapi perombakan.


















































